Incorporating with:

The 9th Indonesia's Official Tri-Service Defence Event

GE Aviation Resmi Pasok Mesin Jet Tempur Kolaborasi Korea-Indonesia

Jumat, 12 Juni 2020

GE Aviation resmi memasok mesin jet kolaborasi Korea Selatan dan Indonesia namun proyek kemungkinan lambat karena Indonesia menunggak biaya pengembangan.

Pengembangan jet tempur kolaborasi Korea Selatan dan Indonesia, KFX/IFX, makin maju dengan ditetapkannya GE Aviation sebagai pemasok mesin. Meski demikian, program ini masih menemui kendala, karena Indonesia masih menunggak kontribusi pengembangan.

Melansir Defense News, Selasa (9/6), GE Aviation mengumumkan pengiriman mesin jenis F414-GE-400K ke Korea Aerospace Industries (KAI) untuk pengembangan jet tempur KFX/IFX

Sebanyak 15 mesin dan enam prototipe diharapkan akan diproduksi untuk program pada 2021, dengan penerbangan pertama diharapkan pada 2022. Pengembangan diharapkan akan selesai pada 2026.

Sekadar informasi, mesin F414-GE-400K juga digunakan untuk beberapa jet tempur modern, seperti F-18 E/F Super Hornet asal Amerika Serikat (AS), SAAB JAS-39 Grippen asal Swedia dan jet tempur India HAL Tejas Mark-2.

Meski demikian, laju pengembangan proyek senilai 18 triliun won atau Rp 212,08 triliun ini kemungkinan besar akan lambat, mengingat Indonesia sebagai mitra pengembangan, telah menunda pembayaran yang seharusnya disetorkan April 2020 sebesar 500 miliar won atau Rp 5,89 triliun. Dalam kerja sama ini, Indonesia bertanggung jawab terhadap 20% biaya pengembangan.

Mengutip The Korea Herald, Selasa (26/5), seorang pejabat militer Korea Selatan menerangkan, seharusnya kontrak pertahanan antara dua negara melibatkan jaminan. Namun, proyek KFX/IFX tidak menyertakan jaminan atau collateral, melainkan hanya berdasarkan nota kesepahaman.

"Berdasarkan nota kesepahaman, Indonesia seharusnya membayar bagiannya setiap tahun,” kata pejabat militer tersebut, dilansir dari The Korea Herald.

Nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua negara ini ditandatangani pada 2010 silam. Berdasarkan kesepakatan itu, Indonesia akan menggunakan 50 jet tempur, dan sisanya dari Korea.

Pejabat milter tersebut melanjutkan, karena proyek ini tidak memiliki jaminan, maka Indonesia tidak dapat dipaksa untuk memenuhi tenggat waktu pembayaran.

Namun, KAI tetap optimis proyek kolaborasi ini bakal terus berjalan dan tidak merencanakan mengambil keputusan berjalan sendiri dalam pengembangan KFX/IFX.

"KAI tidak bisa berkomentar mengenai status budget, yang jelas jet tempur ini masih dikembangkan sesuai rencana dan bakal diperkenalkan 2021," kata seorang pejabat KAI, yang menolak disebutkan namanya.

 

Sumber : https://katadata.co.id/berita/2020/06/12/ge-aviation-resmi-pasok-mesin-jet-tempur-kolaborasi-korea-indonesia

 

 

Supporting Publications

           

 

 

Official Legal Partner

 

Exhibition Hours

WED, 7 April 2021
12.00 am - 05.00pm

THU, 8 April 2021
10.00 am - 05.00pm

FRI, 9 April 2021
10.00 am - 05.00pm

SAT, 10 April 2021
10.00 am - 05.30pm

© 2021 Indo Aerospace Expo & Forum organised by PT Napindo Media Asahtama. All Rights Reserved.