PTDI mulai produksi pesawat N219 tahun depan

Jumat, 13 September 2019

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Dirgantara Indonesia (PTDI) akan memproduksi pesawat N219 mulai tahun depan. Targetnya, pesawat N219 yang diproduksi akan bisa mengisi 25% pasar dunia atau setara dengan 532 unit hingga 11 tahun ke depan.

Dalam mengejar target tersebut, produksi N219 akan dilakukan secara bertahap, yakni dengan memproduksi sebanyak empat unit di tahun pertama produksi.

Pada tahun-tahun berikutnya, volume produksi akan ditingkatkan menjadi delapan unit pada tahun kedua, 12 unit di tahun ketiga, 24 unit di tahun keempat, dan 36 unit tahun kelima dan seterusnya hingga target dipenuhi.

AirNav Indonesia raih predikat excellent dalam jasa navigasi penerbangan

Di tahun 2018 Airnav mendapatkan nilai SQI 4,31 dengan interpretasi excellent. Hal ini tentunya meningkat dibandingkan nilai tahun 2017 lalu di mana AirNav mendapatkan nilai SQI 4,07

Jakarta (ANTARA News) - Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia berhasil meraih predikat excellent dalam melakukan pelayanan jasa navigasi penerbangan.

Pesawat N219 Made In Bandung Tuntas 100% dan Siap Tampil ke Publik

Jakarta -PT Dirgantara Indonesia (PTDI) bersama Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional (LAPAN) telah merampungkan perakitan pesawat lokal, N219, di Bandung, Jawa Barat. Bagian-bagian pesawat telah tersambung bahkan proses pengecatan badan pesawat tuntas 100%. Kini, N219 buatan insinyur lokal ini siap ditampilkan ke publik tanah air (roll-out).

"Integrasi struktur fuselage, wing, tail, dan landing gear sudah selesai. Painting sudah selesai. Panel cockpit sudah menyala. Secara kesiapan roll-out sudah 100%," kata Kepala Program Pesawat Terbang LAPAN, Agus Aribowo, kepada detikFinance, Rabu (11/11/2015).

Pertamina Bakal Beli Airbus A400 untuk Bisnis Kargo

22 April 2019

Bisnis.com, JAKARTA — PT Pertamina (Persero) dan konsorsium akan membeli pesawat jenis Airbus A400 untuk menjalankan bisnis kargo melalui entitas anak PT Pelita Air Service.

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Jasa Konsultasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Gatot Trihargo menjelaskan bahwa di dalam holding penerbangan nantinya Pelita Air Service (PAS) akan fokus ke bisnis charter flight dan kargo. Pasalnya, entitas induk PAS,  Pertamina, masih memiliki tugas penyaluran bahan bakar minyak (BBM).

Tags: ,

Sabang siapkan lahan untuk bangun bandara internasional

Sabang, Aceh  (ANTARA News) - Pemerintah Kota Sabang, Aceh telah menyiapkan lahan seluas 40 hektare untuk pembangunan Bandara Internasional di Sabang, Provinsi Aceh.

"Untuk pembangunan Bandara Internasional itu butuh lahan antara 3.000-3.500 meter dan Pemko Sabang telah menyiapkan lahan seluar 40 hektare di tiga lokasi, yakni Ujong Seuke (Anoi Itam), Bango (Keuneukai) dan Beurawang," kata Wali Kota Sabang, Nazaruddin di Sabang, Selasa.

Ia mengaku para pihak terkait telah melakukan survei ke lokasi rencana pembangunan Bandara Internasional pada Senin (21/1) di Ujong Seuke, Gampong (desa) Anoi Itam, Sukajaya, Sabang.

Rizal dan Susi Minta Diskon Beli Pesawat Pengintai Boeing

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyampaikan minat membeli pesawat pengintai milik Boeing MSA N614BA.

Hal tersebut disampaikan keduanya usai melakukan uji coba pesawat dengan melakukan penerbangan ke arah selatan Pulau Jawa selama satu jam. Menko Martim Rizal Ramli mengatakan jika pesawat pengintai diperlukan Indonesia. Lantaran pesawat pengintai miliki TNI AU sudah berumur dan sistem pengawasan kurang baik.

GMF Gandeng Anak Usaha Pelita Air Untuk Perawatan Pesawat

Rabu, 09 Januari 2019

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta - Jakarta-PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) resmi menjalin kerjasama dengan anak usaha BUMN, PT Indopelita Aircraft Services (IAS). Kerjasama yang dituangkan dalam Head of Agreement antara GMF dengan anak usaha Pelita Air Service milik PT Pertamina (Persero) ini meliputi kerja sama strategis perawatan pesawat terbang dan industrial services, pemanfaatan bersama fasilitas, termasuk untuk penyediaan fasilitas baru serta pertukaran keterampilan dan kemampuan antara dua perusahaan.

Direktur Utama GMF Iwan Joeniarto mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi adanya kerjasama yang merupakan sinergi kapabilitas dan kapasitas yang dimiliki masing-masing entitas milik negara ini.

Indonesia Eyes China-Made Air Defense System

Indonesia is currently mulling the purchase of an air defense system from China, a senior defense official said Monday.

According to Air Vice Marshal M. Syaugi, the director general of defense planning at Indonesia’s defense ministry, the country is currently evaluating the purchase of the Chinese-made AF902 Radar/Twin 35 mm AA Gun/PL-9C Missile Integrated Air Defense System (AF902 FCS/35) to bolster its aerial defense capabilities.

Pembangunan Bandara Lebak Terkendala Ruang Udara

Liputan6.com, Jakarta - PT Lion Group berencana mengembangkan Bandara Lebak, Banten sebagai bandara komersial yang lebih besar. Ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan di Bandara Internasional Soekarno Hatta. Namun rencana tersebut masih tersendat.

‎Direktur Navigasi Penerbangan Direktorat jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Novie Riyanto menjelaskan, sampai saat ini rencana pembangunan bandara tersebut masih mandek. Hal ini dikarenakan ruang udara bandara Lebak jika ingin dikembangkan bakal bersinggungan dengan beberapa bandara lain. 

Page 3 of 5

 

 

Supporting Publications

           

 

 

Official Legal Partner

 

Exhibition Hours

WED, 2 November 2022
12.00 am - 05.00 pm

THU, 3 November 2022
10.00 am - 05.00 pm

FRI, 4 November 2022
10.00 am - 05.00 pm

SAT, 5 November 2022
10.00 am - 04.30 pm

© 2021 Indo Aerospace Expo & Forum organised by PT Napindo Media Asahtama. All Rights Reserved.