Incorporating with:

The 9th Indonesia's Official Tri-Service Defence Event

LPEI Bantu Pembiayaan Ekspor Pesawat Militer CN235-220 Rp207 Miliar

Rabu, 30 Oktober 2019

Bisnis.com, BANDUNG - Indonesia berhasil mengekspor pesawat terbang CN235-220 buatan PT Dirgantara Indonesia (Persero) ke Nepal dengan dukungan pembiayaan Penugasan Khusus Ekspor melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia senilai Rp207 miliar.

Pembangunan Bandara Singkawang butuhkan dana Rp 4,3 Triliun

Senin, 07 Oktober 2019

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah tengah menawarkan investasi pembangunan dan pengelolaan Bandar Udara Singkawang, Kalimantan Barat, dengan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Berdasarkan hitungan Outline Business Case (OBC), total dana yang dibutuhkan untuk pembangunan dan pengelolaan Bandara ini sebesar Rp 4,3 triliun.

Direktur Bandar Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Pramintohadi Sukarno menerangkan dana tersebut terbagi atas capital expenditure (capex) sebesar Rp 1,7 triliun dan operational expenditure (opex) sebesar 2,6 triliun untuk masa konsesi 32 tahun.

PTDI targetkan kontrak pesawat dan helikopter senilai US$ 283,04 juta di 2019

Senin, 29 Juli 2019

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Dirgantara Indonesia (PTDI) menargetkan perolehan nilai kontrak pembelian pesawat dan helikopter senilai US$ 283,04 juta di sepanjang tahun 2019.

Menurut Direktur Niaga PTDI Ade Yuyu Wahyuna, kontrak pembelian pesawat dan helikopter yang dikejar terdiri atas lima kontrak, dari dalam negeri maupun luar negeri. Untuk dalam negeri, PTDI tengah mengejar satu kontrak dua unit Helikopter H225M VIP dari TNI Angkatan Udara (AU).

PTDI mulai produksi pesawat N219 tahun depan

Jumat, 13 September 2019

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Dirgantara Indonesia (PTDI) akan memproduksi pesawat N219 mulai tahun depan. Targetnya, pesawat N219 yang diproduksi akan bisa mengisi 25% pasar dunia atau setara dengan 532 unit hingga 11 tahun ke depan.

Dalam mengejar target tersebut, produksi N219 akan dilakukan secara bertahap, yakni dengan memproduksi sebanyak empat unit di tahun pertama produksi.

Pada tahun-tahun berikutnya, volume produksi akan ditingkatkan menjadi delapan unit pada tahun kedua, 12 unit di tahun ketiga, 24 unit di tahun keempat, dan 36 unit tahun kelima dan seterusnya hingga target dipenuhi.

Page 1 of 6

 

 

Supporting Publications

 

Official Legal Partner

 

Exhibition Hours

WED, 4 November 2020
12.00 am - 05.00pm

THU, 5 November 2020
10.00 am - 05.00pm

FRI, 6 November 2020
10.00 am - 05.00pm

SAT, 7 November 2020
10.00 am - 05.00pm

© 2018 Indo Aerospace Expo & Forum organised by PT Napindo Media Asahtama. All Rights Reserved.